CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »
CO.CC:Free Domain

Bali Road Map


Bali Road map hasil dari Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC), mencatat sejarah dengan keberhasilannya mewadahi seluruh negara dalam satu payung kesepakatan mengenai upaya perubahan iklim.

"Banyak capaian yang dihasilkan pertemuan Bali, antara lain adalah keberhasilan Bali Roadmap membawa semua negara masuk dalam satu gerbong untuk tujuan yang sama," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Bali International Convention Center (BICC) di Nusa Dua, Bali, Sabtu (15/12).

Keikutsertaan AS dalam Bali Roadmap memberikan sinyal positif bagi keberhasilan menyatukan seluruh bangsa dalam satu aksi bersama untuk menyelamatkan bumi. Keperluan untuk menggandeng AS dalam kesepakatan baru perubahan iklim pascaperiode pertama Protokol Kyoto, telah berulang kali menjadi perhatian pemerintah Indonesia.

Dalam pidato pembukaan sidang tingkat menteri UNFCCC, Presiden Yudhoyono telah menyeru AS untuk menyatakan komitmennya bersama-sama seluruh bangsa guna terlibat dalam rejim perubahan iklim. Perundingan yang berlangsung sangat alot akibat tarik ulur kepentingan antara negara maju dan berkembang sempat mengakibatkan Kepala Negara memutuskan untuk mengawal langsung proses perundingan. (Ant/OL-06)

Negara-negara yang tergabung dalam ASEAN menyatakan bahwa Peta Jalan Bali (Bali Roadmap) merupakan kata kunci yang harus dihasilkan dalam pertemuan UNFCCC di Bali. Keinginan bersama negara ASEAN untuk mendorong munculnya Bali Roadmap terungkap dalam pertemuan menteri-menteri se-ASEAN yang bertanggungjawab pada persoalan lingkungan hidup.

Menteri-menteri lingkungan hidup se-ASEAN mengakui bahwa perubahan iklim telah membawa resiko besar bagi negara berkembang dan memerlukan tindakan global. Tindakan global yang dimaksud harus tetap memegang prinsip-prinsip tanggung jawab bersama dengan peran yang berbeda (common but differetiated responsibilities).

Mengingat begitu rentanya negara-negara ASEAN terkena dampak dari perubahan iklim, para pemimpin ASEAN setuju untuk mengembangkan ASEAN Climate Change Initiative (ACCI). Badan ini nantinya akan memperkuat kapasitas masing-masing daerah dalam melakukan mitigasi dan adaptasi terkait dengan perubahan iklim.

Garis Besar Bali Road Map

1. Technology

Para peserta konferensi sepakat untuk memulai program strategis untuk alih teknologi mitigasi dan adaptasi yang dibutuhkan negara-negara berkembang. Tujuan program ini adalah untuk menciptakan lingkungan investasi yang menarik, termasuk memberikan insentif untuk sektor swasta untuk melakukan alih teknologi. GEF akan menyusun program ini bersama dengan lembaga keuangan internasional dan perwakilan-perwakilan dari sektor keuangan swasta.

Peserta juga sepakat memperpanjang mandat Grup Ahli Alih Teknologi selama 5 tahun. Grup ini diminta memberikan perhatian khusus pada kesenjangan dan hambatan pada penggunaan dan pengaksesan lembaga-lembaga keuangan.

2. REDD

Reducing emissions from deforestation in developing countries (REDD) merupakan pokok utama dalam Bali Road Map, REDD akan fokus pada perubahan hutan dan gas emisi dari rumah kaca

3. Adaptation

Peserta konferensi setuju untuk mengembangkan dan membiayai proyek2 adaptasi di negara-negara berkembang melalui clean development mechanism (CDM) yang ditetapkan dalam Protokol Kyoto dan akan dilaksanakan oleh Global Environment Facility (GEF).

Tahap awal dana yang akan di kucurkan 37 Juta Euro dan akan bertambah menjadi sekitar 250 Juta Euro dalam periode 2008 - 2012

4. IPCC

para Peserta setuju untuk mengakui Laporan Assessment Keempat dari the Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) sebagai assessment yang paling komprehensif dan otoritatif.

5. CDM

Peserta sepakat untuk menggandakan batas ukuran proyek penghutanan kembali menjadi 16 kiloton CO2 per tahun. Peningkatan ini akan mengembangkan angka dan jangkauan wilayah negara CDM ke negara yang sebelumnya tak bisa ikut mekanisme ini.

6. Negara Miskin

Peserta sepakat memperpanjang mandat Grup Ahli Negara Miskin atau the Least Developed Countries (LDCs) Expert Group. Grup ini menyediakan saran kritis untuk negara miskin dalam menentukan kebutuhan adaptasi. UNCCC sepakat negara-negara miskin harus didukung karena kapasitas adaptasinya yang rendah.

Salam Hangat Bagi Anda Semua
Gbu Olang

2 komentar:

Anonymous said...

g salut dengan indonesia atas keberhasilannya. dan g setuju kali dengan isi kesapakatannya. ingat bumi kita sudah tua perlu di jaga ingat anak cucu kita

Pemuda Nekad said...

memang manusia2 aneh, sudah di rusakin baru mau mencegahnya.
aneh. . aneh. . aneh. .

PersianPTC.com